![]() |
| Foto: Detik.com |
Ahok yang saat ini 2016 jadi Gubernur Jakarta menggantikan posisi Jokowi, memang dia bukan orang islam, bukan orang Hindu, bukan orang Budha, tetapi memeluk agama Nasrani, (kristen protestan/katolik).
Banyak yang mengira bahwa Ahok dibenci karena non muslim, non budha, non hindu, itu sama sekali salah. Banyak yang benci kepada Ahok bukan karena persoalan beda agama. Tetapi karena arogansi, kesombongan, dan kesewenang-wenangannya dalam memerintah dan menjabat sebagai Gubernur Jakarta.
Ahok dibenci karena dia menggusur ratusan rumah warga Jakarta yang tidak berdosa, dia menelantarkan ratusan anak-anak dan putus sekolah tanpa ada satu pun media yang menyorotinya. Media yang saat ini berada dan berpusat di Jakarta tidak memiliki rasa kemanusiaan dan bahkan para relawan politik dari partai manapun diam menutup mata atas tragedi kemanusiaan tersebut.
Masihkah ada yang menyebut korban penggusuran rezim tangan besi ini sebagai seorang manusia? Bahkan media besar "melarikan diri" dari pemberitaan tersebut.
Jika saya seorang Jokowi, sungguh malu, sungguh berdosa atas kelalaian tersebut. Saya tidak pantas disebut seorang pemimpin jika rakyat Jakarta terlunta-lunta oleh pemimpin daerah yang menggunakan "tangannya" untuk merampas hak-hak hidup dan tinggal seorang manusia di Jakarta.
Karena kesewang-wenangan penguasa Jakarta itulah, Ahok mulai dibenci oleh banyak warga Jakarta. Warga Jakarta.

0 comments:
Post a Comment